Peliput: INNOR
MINUT, BERITA ONLINE LOKAL – Santunan duka kematian di Minahasa Utara, yang setiap tahun dianggarkan ini sangatlah membantu masyarakat, di lihat dari jaman bupati
Drs. Sompie S. F. Singal pada waktu itu penerima mendapatkan Rp.1.000.000,- Rupiah hingga bupati Vonnie Anneke Panambunan mendapat Rp.2.500.000,- dan sampai sekarang bupati Joune Ganda penerima santunan duka sebanyak Rp. 3.000.000,- namun pada kenyataanya sekarang terkesan tebang pilih.
Hal ini di alami oleh bapak, Oktavianus Rumewo menyatakan, sampai saat ini kami belum di panggil untuk menerimanya, bahkan sudah beberapa kali kami cek belum ada jawabannya.
“Sudah sekitar 6 bulan apalagi ketika kami mencek katanya ada yang dari tahun lalu (2022), belum dapat, dan terkesan, tebang pilih karena diduga ada yang sudah lama belum dapat sementara ada yang baru cepat ada pencairannya,” kata Rumewo
Selanjutnya di tempat terpisah, Elfianus Mantiri
menyatakan, sangat di sayangkan bila memang terjadi tebang pilih penerima bantuan santunan duka dan bilah benar terjadi tebang pilih maka ada baiknya kedepan kami akang memilih bupati yang betul betul perhatian kepada masyarakat kecil.
“Bupati yang betul betul bukan hanya tebar janji tapi betul betul perhatian kepada masyarakat, jangan bupati hanya banyak penghargaan terus pelayanan terhadap masyarakat seakan akan tidak di pedulikan. Bantuan santunan duka hampir setiap bulan saya lihat banyak di beritakan karena bupati yang telah Menyerakan langsung, sementara banyak yang belum dapat, bayangkan kalau ada yang belum terealisasi dari tahun 2021, apakah bantuan santunan duka itu yang di serahkan bupati itu hanya seremonial saja kepada menyerahkan,” ucap Mantiri










