KOTAMOBAGU, Berita Online Lokal.Com – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, atau yang dikenal dengan julukan BRANI. Menyempatkan hadir di tengah-tengah masyarakat Gogagoman, Jumat (30/8/2024) malam.
Benny Rhamdani hadir di rumah kediaman seorang aktivis Ando Lobud di Lorong talaga kawasan pasar Kelurahan Gogoman. Menyempatkan hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendegarkan keluh kesah dari masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai pedagang di pasar.
Di dalam diskusi dengan masyarakat yang penuh dengan kehangatan tersebut Benny Rhamdani banyak mendapatkan pertanyaan mengenai persoalan di lingkungan pasar. Dengan antusias masyarakat satu persatu melontarkan pertayaan, dengan gaya rendah hatinya Bang Benny dan kepedulianya terhadap masyarakat, ia menjawab semua pertanyaan dengan memberikan solusi yang kongkrit kepada masyarakat yang sedang seksama mendengarkanya.
Diakhir diskusi dengan masyarakat yang penuh dengan keakraban, Media Beritaonlinelokal.com bersama dengan beberapa media lainya berhasil mewawancarai Bang Benny, ia mengatakan, Jabatan saya di pusat tidak memiliki kekuasaan untuk mewujudkan apa yang menjadi harapan mereka terkait kondisi pasar, hingga penting untuk memilih Walikota Kotamobagu yang amanah dan tulus memikirkan kepentingan rakyatnya.
” Nah kaitanya dengan Pilwako tentu mudah-mudahan ini dapat bisa diemban apa yang menjadi aspirasi masyarakat, bisa diminta oleh pemimpin berikutnya. Dan saya katakan, pemimpin yang Zholim yang tidak mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya dan pemimpin yang melakukan penindasan dan membukam aspirasi masyarakatnya. Tugas pemimpin adalah menjadi pelayan rakyat, sehingga saya katakan, STA harus menjadi pelayan rakyat, kalau rakyat suruh harus ikut, jangan kemudian dia menjadi penguasa. Karena beda penguasa dengan pemimpin, pemimpin adalah pelayan rakyat, tapi kalau penguasa ia menempatkan diri sebagai Raja dari rakyat, itu yang tidak boleh,” ungkap Benny dengan tulus.
(Hery)










