Manado, Berita Online Lokal. Com- Wakil Ketua DPRD Sulut yang juga koordinator Komisi I menyorot minimnya realisasi anggaran yang ada di Dinas PMD Sulut.
Menurutnya, penting bagi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulut untuk transparan terkait serapan anggaran yang ada, karena ini adalah anggaran publik.
Royke Anter juga mengkritisi data laporan anggaran per 31 Maret 2026 yang dinilainya masih jauh dari harapan karena banyak datanya yang tidak muktahir atau terkini.
Bahkan politisi Partai Demokrat Sulut mengingatkan Dinas PMD Sulut atas serapan anggaran pada beberapa program yang didapati masih berada di kisaran 11 persen bahkan ada yang belum terealisasi.
Royke Anter mengingatkan kepada Kepala Dinas PMD Sulut Novita Limintang, agar lebih memberikan perhatian secara khusus atas penyerapan anggran tersebut, sebelum ke depan akan mengajukan anggaran.
“Kalau serapan anggaran masih seperti ini, saya kira tidak perlu ditambah. Bahkan ke depan bisa saja anggaran dikurangi,” jelasnya. (JoTam)










