Kemenhub RI Fasilitasi Pengiriman Bantuan Gratis untuk Korban Gempa di Marore

BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Lalu Lintas Angkutan Laut memberikan dukungan penuh terhadap upaya penanganan bencana gempa bumi yang melanda Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat perbatasan yang terdampak bencana, Kementerian Perhubungan menugaskan UPP Kelas II Tahuna bersama PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) untuk menyediakan layanan pengangkutan bantuan secara gratis.

Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk layanan tiket penumpang dan pengangkutan barang secara cuma-cuma untuk satu kali pelayaran dengan pembebasan biaya hingga 100 persen. Bantuan ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mempercepat penyaluran bantuan kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Marore.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala UPP Kelas II Tahuna, Meifrid Palenewen, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan RI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kepulauan Sangihe, khususnya warga di wilayah perbatasan yang saat ini sedang menghadapi dampak bencana.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Lalu Lintas Angkutan Laut yang telah memberikan dukungan penuh dalam proses pendistribusian bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Marore. Bantuan layanan transportasi gratis ini sangat membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat penyaluran kebutuhan bagi para korban gempa,” ujar Palenewen, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan, pada malam hari ini rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil bupati Kepulauan Sangihe akan bertolak dari Pelabuhan Tahuna menuju Pulau Kawio, Matutuang, dan Marore untuk menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat terdampak bencana menggunakan KM Sabuk Nusantara 95.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Kementerian Perhubungan, UPP Kelas II Tahuna, PT PELNI, dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam.

“Marore merupakan wilayah terluar dan perbatasan negara yang memiliki tantangan tersendiri dalam akses transportasi. Karena itu, dukungan dari Kementerian Perhubungan ini sangat berarti. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Melalui dukungan transportasi laut gratis tersebut, diharapkan berbagai kebutuhan pokok dan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau warga yang membutuhkan, sehingga proses penanganan dan pemulihan pascabencana di Kecamatan Marore dapat berjalan optimal.