BERITA ONLINE LOKAL, SANGIHE – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Festival Seke Maneke yang menjadi salah satu program prioritas pengembangan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dinas Kesehatan Kabupaten turut ambil bagian dengan memberikan layanan kesehatan gratis serta melakukan berbagai upaya promotif dan preventif di lokasi kegiatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Handry Pasandaran, menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan tim medis untuk memberikan pelayanan pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan umum, serta screening penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, yang dinilai menjadi penyakit dominan di wilayah kepulauan. Selain itu, dilakukan pula screening gizi masyarakat terutama pada anak-anak sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian stunting.
“Pelayanan ini tidak hanya bagi yang sedang sakit, tetapi juga bagi masyarakat yang terlihat sehat. Melalui screening, kita dapat mendeteksi dini faktor risiko penyakit menular maupun tidak menular seperti penyakit jantung, gagal ginjal, hingga kanker,” jelasnya, Kamis (12/6/2025).
Dinas Kesehatan juga mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan selama festival berlangsung. Puluhan warga, terutama anak-anak dan lansia, memadati pos kesehatan yang disiapkan. Untuk anak-anak, pemeriksaan tumbuh kembang melalui pengukuran antropometri menjadi fokus utama. Selain pengobatan, penyuluhan tentang pola asuh dan pemberian makanan bergizi juga diberikan kepada para orang tua.
“Kami menekankan bahwa edukasi bagi orang tua sangat penting. Karena meskipun kita memberikan makanan tambahan, tanpa pemahaman dan perubahan perilaku di rumah, hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dinas Kesehatan juga mengungkapkan adanya fasilitas kesehatan di Para yang memerlukan intervensi, seperti Puskesmas Pembantu (Pustu) yang kondisi fisiknya sudah tidak layak. Beberapa fasilitas tersebut telah diusulkan untuk direhabilitasi melalui Kementerian Kesehatan.
“Seperti yang sudah kami lakukan sebelumnya di Pustu Kawio dan Matutuang, tahun ini kami kembali mengusulkan agar Puskesmas Kahakitang dan Pustu Kampung Para bisa mendapatkan intervensi rehabilitasi. Ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah dan instruksi langsung dari Bupati,” imbuhnya.










