gambar

Dukung Pembangunan yang Merata dan Berkelanjutan, Wali Kota Caroll Senduk Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Sulut

BERITA ONLINE LOKAL, TOMOHON – Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, SH. menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di The Sentra Hotel Manado. pada Rabu (23/04/2025)

Musrenbang RKPD yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, ini merupakan forum penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam forum ini dibahas sinkronisasi arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Perencanaan pembangunan yang bersifat hirarkis membutuhkan integrasi antar dokumen perencanaan agar menghasilkan program-program yang sinergis dan tepat sasaran.

Tujuan utama Musrenbang RKPD 2026 antara lain, menyepakati permasalahan pembangunan daerah, tema pembangunan, prioritas, dan arah kebijakan. Menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, target kinerja, dan lokasi pembangunan.

Menyelaraskan sasaran pembangunan daerah dengan arah kebijakan pembangunan nasional. Mengklarifikasi usulan program dan kegiatan dari kabupaten/kota.

Diketahui, Wali Kota Tomohon menyambut baik pelaksanaan Musrenbang ini sebagai ruang strategis untuk memperjuangkan kepentingan pembangunan Kota Tomohon ke depan, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan Sulawesi Utara yang merata dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Kemendagri RI Dr. Hendriawan, MH, M.Si, Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian PPN/Bappenas RI Kurniawan Ariadi, S.I.P, M.Com. (secara virtual), Anggota DPD RI Ir. Stevanus Linow, M.A.P, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara, para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Utara, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perguruan tinggi, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.