Kepala BPMP Sulut Febry Dien Paparkan Program Revitalisasi 2026 di Hadapan Wagub Victor Mailangkay

BERITA ONLINE LOKAL.COM – MANADO, 25 Juni 2026– Dalam upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mendukung transformasi pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara menghadiri pertemuan yang difasilitasi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara bersama para kepala sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA di bawah naungan Yayasan Pendidikan Advent Wilayah Sulawesi Utara.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Gubernur Sulawesi Utara tersebut menghadirkan Kepala BPMP Sulawesi Utara untuk memberikan pemaparan secara komprehensif mengenai Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026, termasuk mekanisme pelaksanaan, prosedur pengusulan, tata kelola program, serta berbagai menu bantuan yang dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan.

Dalam sambutan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kepala BPMP Sulawesi Utara beserta jajaran.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyelenggara pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di Sulawesi Utara.

Oleh karena itu, pertemuan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada seluruh peserta terkait Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional.

Mengawali pemaparannya Kepala BPMP Sulawesi Utara, Febry Dien menyampaikan apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara atas dukungan, komitmen, dan kolaborasi yang selama ini diberikan dalam menyukseskan berbagai program pembangunan pendidikan di daerah.

Selanjutnya, Kepala BPMP Sulawesi Utara menjelaskan bahwa Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran yang optimal bagi peserta didik.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPMP Sulawesi Utara menjelaskan secara rinci mekanisme pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, mulai dari proses penetapan sekolah penerima bantuan, sumber data yang digunakan, tata kelola pelaksanaan program, pelibatan perguruan tinggi sebagai Fasilitator revitalisasi, peran Panitia Pelaksana Satuan Pendidikan (P2SP) diantaranya untuk memperkuat pengendalian revitalisasi yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan, P2SP merekrut tim teknis (perencana dan pengawas) di bidang konstruksi, hingga bentuk pendampingan yang diberikan pemerintah untuk memastikan program berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Selain membahas revitalisasi satuan pendidikan, Beliau juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi dan numerasi di satuan pendidikan.

Ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk membangun kesadaran dan pemahaman yang lebih kuat mengenai implementasi literasi dan numerasi dalam praktik pembelajaran sehari-hari sebagai fondasi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan hasil belajar peserta didik.

Mengawali pembahasan mengenai literasi dan numerasi, Kepala BPMP Sulawesi Utara memaparkan capaian literasi dan numerasi Provinsi Sulawesi Utara serta bagaimana satuan pendidikan dan pemerintah daerah telah berupaya meningkatkan capaian tersebut melalui berbagai program dan kegiatan yang berkelanjutan.

Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, tetapi juga oleh kualitas proses pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPMP Sulawesi Utara juga menyampaikan sebuah gagasan kolaboratif untuk memperkuat peningkatan kompetensi literasi dan numerasi tingkat lanjut bagi pendidik di Sulawesi Utara.

Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dan antusias dari Wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Program yang direncanakan akan dilaksanakan melalui kolaborasi antara BPMP Sulawesi Utara dengan mitra penyelenggara kegiatan literasi dan numerasi tingkat nasional ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensinya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program, BPMP Sulawesi Utara menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi sarana pembelajaran serta penyediaan asrama bagi peserta yang mengikuti kegiatan peningkatan literasi dan numerasi tersebut.

Menanggapi gagasan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Utara menyampaikan dukungannya dan berharap para pendidik yang memiliki minat untuk mengembangkan kompetensi literasi dan numerasi dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Dukungan ini diharapkan semakin memperkuat upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mutu pendidikan di Sulawesi Utara.

Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan koordinasi antara BPMP Sulawesi Utara dengan Yayasan Pendidikan Advent Wilayah Sulawesi Utara.

Melalui dialog yang konstruktif, kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun kerja sama yang lebih efektif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Utara.

Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, BPMP Sulawesi Utara, dan penyelenggara pendidikan, diharapkan berbagai program prioritas pendidikan dapat terlaksana secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Utara.