Iklan Pemkab Sangihe

Komitmen Thungari-Bulahari Wujudkan Kerja Nyata dalam 100 Hari

BERITA ONLINEL OKAL, SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi meluncurkan program 100 hari kerja di bawah kepemimpinan Bupati Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari. Kegiatan yang dirangkaikan dengan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU), Jumat (25/4/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk komitmen nyata pemerintahannya untuk bergerak cepat, tepat, dan berpihak pada rakyat. Ia menyebut visi Sapta Membara menjadi landasan utama dalam menyusun arah pembangunan 100 hari ke depan.

“Program 100 hari ini adalah cerminan dari niat kami untuk menciptakan pemerintahan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada hasil,” ujar Thungari.

Menariknya, lokasi peluncuran program dipilih secara simbolis di gedung BPU yang dibangun pada tahun 1971. Menurut Thungari, gedung tersebut menyimpan semangat dan cita-cita para pendiri daerah. Ia berharap gedung itu nantinya bisa difungsikan sebagai balai kesenian rakyat.

“Kami ingin semangat di era 70-an itu kita hidupkan kembali. Kami juga ingin tempat ini menjadi ruang bagi seni dan budaya berkembang, sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai dari para pendahulu kita,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Thungari juga memaparkan bahwa tujuh misi Sapta Membara telah dirumuskan dalam waktu tiga minggu awal masa transisi. Beberapa program bahkan sudah mulai berjalan, seperti layanan “Lapor Bupati” dan penggratisan layanan rujukan ambulans dari fasilitas kesehatan ke rumah sakit.

“Target 100 hari ini dihitung sebagai 100 hari kerja, bukan hari kalender. Jadi, kita masih punya waktu yang cukup hingga awal Agustus untuk menggenjot kinerja,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendelegasian tugas di internal OPD, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Meskipun anda hebat dan pintar, jika tidak bisa mendelegasikan tugas maka hasil kerja tidak akan maksimal,” tegas Thungari.

Menyoroti keterbatasan anggaran, Bupati Sangihe mengingatkan jajarannya untuk tidak kehilangan semangat dan kreativitas. Ia mengajak seluruh OPD untuk melaporkan progres dan timeline kegiatan secara mingguan, guna memastikan target dan sasaran kerja dapat tercapai sesuai jadwal.

“Kita tidak boleh miskin semangat inovasi. Setiap dinas punya peran penting, dan kami akan kawal setiap langkahnya,” ujar dia.

Program-program prioritas juga sudah mulai bergulir di beberapa dinas, seperti penghijauan oleh DLH, pemberian penghargaan kepada tenaga kebersihan, penyediaan tempat ibadah di RS Liung Kendage, dan berbagai program lainnya yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran masing-masing OPD.

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Kepala OPD, Kepala Bagian Setda, serta tim transisi.