gambar

Ronald Kandoli Menegaskan TMMD Merupahkan Bentuk Nyata Sinergi Antara TNI Pemerintah Daerah Dan Masyarakat 

Belang,BeritaOnlineLokal.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026.

Kegiatan ini resmi dibuka pada Rabu (22/4/2026) di Lapangan Olahraga Gelora Tababo Selatan, Kecamatan Belang.

Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam pembukaan tersebut.

Dalam sambutannya, Ronald Kandoli menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berbasis desa.

“Kehadiran kita di sini mencerminkan komitmen kolektif untuk bersama-sama melangkah menuju desa yang lebih mandiri dan sejahtera,” ujar Kandoli.

Ia menekankan bahwa program TMMD yang telah berjalan selama puluhan tahun menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi fondasi utama pembangunan di Indonesia.

Tema tahun ini, “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Menurut Kandoli, kemajuan bangsa tidak bisa dilepaskan dari kekuatan desa.

Ia menyebut desa bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki potensi besar untuk berkembang.

Namun demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, terutama terkait infrastruktur dan aksesibilitas di beberapa wilayah. Di sinilah peran TMMD menjadi penting sebagai akselerator pembangunan melalui kolaborasi lintas sektor.

Pada pelaksanaan TMMD ke-128 ini, terdapat dua fokus utama yang menjadi prioritas, yakni pembangunan fisik dan nonfisik.

Untuk sasaran fisik, program difokuskan pada pembangunan infrastruktur pedesaan, seperti pembukaan jalan baru, rehabilitasi jembatan, perbaikan irigasi, pembangunan fasilitas sanitasi, hingga renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Infrastruktur ini adalah urat nadi ekonomi yang akan memperlancar distribusi hasil pertanian serta mobilitas masyarakat,” kata Kandoli.

Selain itu, sasaran nonfisik juga mendapat perhatian serius.

Melalui berbagai kegiatan penyuluhan, masyarakat diberikan edukasi tentang wawasan kebangsaan, bela negara, pencegahan stunting, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang tangguh, cerdas, dan memiliki semangat nasionalisme,” lanjutnya.

Bupati Ronald Kandoli juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan TMMD.

Ia berharap momentum ini dapat menghidupkan kembali budaya gotong royong yang mulai memudar.

Kepada para personel Satgas TMMD, ia berpesan agar menjaga nama baik institusi serta menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“Kepercayaan rakyat adalah kekuatan utama TNI,” tegasnya.

Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada warga kurang mampu.

Bupati bersama jajaran TNI kemudian meninjau langsung lokasi pembangunan jalan perkebunan di Desa Watuliney.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya unsur TNI, Polri, serta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.

Melalui program TMMD ini, diharapkan pembangunan desa di Minahasa Tenggara dapat semakin merata dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan nasional dari tingkat paling dasar.

Peliput : */Dirga