Minut  

Inovasi AKSI KLABAT Diskominfosan Minut Resmi Diluncurkan

MINUT, BERITA ONLINE LOKAL – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfosan) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menghadirkan inovasi AKSI KLABAT sebagai langkah mempercepat transformasi digital pemerintahan sekaligus memperluas keterbukaan informasi publik.

Inovasi yang digagas Kepala Dinas Kominfosan Minut, Styvi Sem Watupongoh, ini resmi dilaunching oleh Bupati Minut, Joune Ganda, di Atrium Kantor Bupati Minut, Senin (2/11/2026).

AKSI KLABAT menjadi salah satu dari delapan inovasi proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII yang diperkenalkan dalam rangkaian kegiatan sosialisasi pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Minut.

Melalui inovasi ini, Dinas Kominfosan Minut mengembangkan satu portal data dan informasi pelayanan publik yang mengintegrasikan berbagai informasi pemerintahan dalam satu akses digital.

Masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh informasi mengenai program, kebijakan hingga pelayanan pemerintah daerah secara cepat, transparan dan terkini.

Kepala Dinas Kominfosan Minut, Styvi Sem Watupongoh, menghadirkan AKSI KLABAT sebagai upaya memperkuat fungsi komunikasi publik sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan informasi yang praktis dan mudah dijangkau.

Kehadiran portal ini juga diarahkan untuk mengurangi kesulitan masyarakat dalam mencari informasi pemerintahan yang selama ini tersebar di berbagai perangkat daerah. Dengan sistem informasi yang lebih terintegrasi, penyebarluasan informasi diharapkan berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara luas.

Bupati Joune Ganda dalam arahannya menegaskan, setiap inovasi yang dilahirkan perangkat daerah harus benar-benar diterapkan dan memberikan manfaat nyata. Inovasi tidak boleh berhenti sebatas pemenuhan persyaratan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, tetapi harus menjadi program berkelanjutan.

“Saya berharap inovasi yang dihasilkan ini bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan sebagai peserta PKN. Inovasi ini harus menjadi sebuah legacy, harus dilaksanakan dan terus dikembangkan. Karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap seluruh program inovasi yang sudah ada, termasuk inovasi dari peserta sebelumnya,” tegas Joune.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat menuntut aparatur pemerintah untuk meninggalkan pola kerja konvensional serta terus melakukan pembaruan dalam memberikan pelayanan.

Ia juga mengingatkan agar setiap inovasi dievaluasi secara berkala sehingga tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam memberikan kemudahan informasi bagi dunia usaha dan investor yang ingin mengetahui potensi serta peluang investasi di Minahasa Utara.

Peluncuran AKSI KLABAT menjadi bagian dari upaya Dinas Kominfosan Minut mendukung pemerintahan berbasis digital. Melalui inovasi ini, keterbukaan informasi diharapkan tidak sekadar menjadi kewajiban pemerintah, tetapi benar-benar hadir sebagai layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Dengan pengembangan AKSI KLABAT secara berkelanjutan, Dinas Kominfosan Minut diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang semakin transparan, responsif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (INNOR)