MINUT – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) terus membuka ruang komunikasi dengan insan pers sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang transparan, informatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan bincang-bincang bersama para jurnalis yang bertugas di Kabupaten Minahasa Utara, bertempat di RM Tedu Matuari, Airmadidi, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan ini fasilitasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfosan) Minut. Adapun pertemuan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus membangun dialog terbuka antara pemerintah daerah dan media, terutama dalam membahas program pembangunan serta berbagai persoalan aktual di tengah masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Minut, Novly Wowiling, hadir bersama Kepala Dinas Kominfosan Minut Styvi Watupongoh. Novly mengapresiasi pertemuan tersebut.
Ia mengaku pemerintah daerah membutuhkan ruang komunikasi langsung dengan para jurnalis untuk mendengar berbagai pemikiran, kritik, saran dan gagasan yang dapat menjadi masukan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Ini merupakan hal yang positif, supaya kami mendapat banyak masukan, saran, gagasan dan sebagainya,” ungkap Novly.
Menurutnya, insan pers merupakan mitra strategis pemerintah. Selain menyampaikan informasi mengenai kebijakan dan program pembangunan, media juga memiliki fungsi penting dalam mengawal jalannya pemerintahan serta menyuarakan aspirasi masyarakat.
Melalui pemberitaan dan hasil pemantauan di lapangan, pers dapat membantu pemerintah mengetahui persoalan yang membutuhkan perhatian maupun penanganan lebih lanjut.
Karena itu, Novly berharap hubungan pemerintah daerah dan media tidak hanya sebatas penyampaian informasi, tetapi berkembang menjadi kemitraan yang produktif, kritis dan saling memberikan kontribusi positif.
Ia pun menginginkan forum bincang-bincang tersebut dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Dengan adanya pertemuan berkala, berbagai persoalan yang disampaikan insan pers diharapkan dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama,” tuturnya.
Apresiasi tersebut secara khusus disampaikan kepada Kepala Dinas Komifosan Minut Styvi Watupongoh kepada insan pers.
Dalam kesempatan itu, penguatan kemitraan dengan media juga menjadi bagian dari komitmen Dinas Kominfosan Minut dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik melalui pengembangan portal digital Aksi Klabat.
Platform tersebut disiapkan sebagai pusat informasi dan data layanan publik yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan secara cepat, transparan dan mudah diakses.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, Pemkab Minut berharap penyebarluasan informasi pembangunan semakin efektif sekaligus memperkuat pelayanan informasi kepada masyarakat.
Sinergi pemerintah dan media juga diharapkan mampu menghadirkan informasi yang akurat, mencegah berkembangnya disinformasi serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.
Pertemuan ini sekaligus menegaskan bahwa kemitraan pemerintah dan pers tidak harus menghilangkan fungsi kritis media. Sebaliknya, komunikasi yang terbuka dan profesional justru menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. (INNOR)










