Manado, Berita Online Lokal. Com- Gubernur Yulius Selvanus tidak hadir di Rapat Paripurna DPRD Sulut Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan (AKD) DPRD dan Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa Sidang Pertama Tahun 2025, sekaligus Penutupan Masa Sidang Pertama Tahun 2025 serta Pembukaan Masa Persidangan Kedua Tahun 2026, Selasa (6/1/2026) yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna.
Setelah ditelusuri, ternyata mantan Jenderal Kopasus ini lebih memilih turun langsung tinjau masyarakat dan lokasi banjir bandang di Siau Kabupaten Sitaro.
Sontak saja ini mengundang perhatian sekaligus simpati dari berbagai kalangan yang hadir di kegiatan rapat paripurna, termasuk anggota DPRD Sulut Toni Supit.
Toni Supit kepada awak media mengatakan, dirinya sebagai anggota DPRD Sulut dari Dapil Nusa Utara, memberikan aspirasi kepada Gubernur Yulius Selvanus yang sigap, dengan turun langsung melihat masyarakat korban bencana banjir bandang di Siau.
Menurutnya, daerah yang paling banyak terkena dampak banjir bandang yaitu di daerah Siau Timur dan Siau Barat Selatan.
“Ada beberapa kampung rumahnya rusak berat dan jalannya putus. Sehingga perlu penanganan dengan alat berat dan itu sementara ditangani sekarang,” jelas mantan Bupati Sitaro.
Toni Supit menduga, penyebab terjadinya banjir bandang karena aktifitas gunung Karangetang yang materialnya jatuh di leher gunung. Sehingga waktu musim hujan, material yang sudah tertumpuk di bahu gunung, kemudian turun terbawa air dan menerpa rumah-rumah penduduk.
(JoTam)










