Upacara pengguntingan pita sebagai simbol peresmian berlangsung khidmat, didampingi oleh para tokoh gereja, kepala sekolah, serta jajaran pemerintahan.
“Gedung bermain ini bukan sekadar ruang bermain, melainkan wahana pembentukan karakter, kreativitas, dan rasa ingin tahu anak sejak usia dini,” ujar Ny. Stefa Kandoli Antou dalam sambutannya.
Dalam sambutan Bunda PAUD, beliau menekankan bahwa pendidikan anak bukanlah tugas tunggal guru, melainkan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.
“Hanya dengan sinergi kuat, kita dapat mewujudkan anak-anak yang cerdas, berkarakter, dan takut akan Tuhan,” tambahnya.
Bupati Ronald Kandoli turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang ikut merealisasikan gedung tersebut mulai dari Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Pniel Liwutung, para guru, hingga pemerintah daerah.
Ia berharap fasilitas baru ini memperkuat keberlanjutan layanan pendidikan yang bermutu, nyaman, dan aman bagi anak-anak di Mitra.
“Selamat dan terima kasih kepada semua yang bekerja keras. Semoga gedung bermain ini bukan hanya bangunan fisik, melainkan wadah tumbuhnya generasi emas yang beriman dan berilmu,” ungkap Bupati.
Turut hadir dalam momen bersejarah ini Kepala Dinas Pendidikan Mitra, Sarah Kindangen, S.Pd., M.Pd., Camat Pasan Andre Jowangkay, S.E., M.E., serta Kabag Prokopim Setda Mitra, Febry Lasut, S.STP., M.Si. Kehadiran mereka menegaskan kolaborasi lintas sektor demi suksesnya pembangunan fasilitas PAUD di daerah.
Gedung bermain yang telah ditahbiskan oleh pihak gereja ini diharapkan menjadi pusat aktivitas edukatif yang mendukung tumbuh kembang anak-anak.
Anak-anak nantinya bisa belajar mengenal lingkungan sekitar, melakukan interaksi sosial, dan mengasah potensi mereka melalui metode bermain edukatif.
Ny. Stefa juga mengajak orang tua agar aktif bermitra dengan sekolah dalam mendampingi proses belajar anak.
Orang tua diharapkan ikut aktif memberikan dorongan, pengawasan, dan perhatian agar anak-anak tumbuh sehat, kreatif, dan penuh daya juang.
Dengan peresmian gedung ini, TK GMIM Efrata Liwutung kini memiliki sarana bermain mendukung yang representatif.
Sekolah diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan, memfasilitasi inovasi dalam metode pembelajaran, dan terus mencetak generasi penerus yang ringan tangan, berkarakter, dan aman dari sisi fasilitas.
Penambahan fasilitas ruang bermain ini menjadi langkah strategis pemerintahan Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredy Tuda (RK-FT) dalam mewujudkan visi pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh Kabupaten Mitra.
Melalui dukungan stakeholder dan komitmen bersama, hadirnya gedung ini diharapkan menjadi momentum penting dalam perjalanan mewujudkan dunia pendidikan yang inklusif, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak di Minahasa Tenggara.










