BERITA ONLINE LOKAL, MINUT– Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda menegaskan anggaran daerah Tahun 2027 harus menjadi mesin penggerak pembangunan, bukan sekadar deretan angka dalam dokumen keuangan.
Penegasan itu disampaikan Joune Ganda saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Utara dengan agenda penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Joune, penyusunan kebijakan anggaran 2027 dilakukan dengan memperhatikan kondisi makro daerah, kapasitas fiskal, prioritas pembangunan, hingga kebutuhan masyarakat.
Karena itu, pembahasan KUA-PPAS bersama DPRD diharapkan mampu melahirkan kebijakan anggaran yang semakin berkualitas, adaptif, efektif, dan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
“Dengan demikian, kebijakan anggaran yang kita susun makin berkualitas, adaptif, efektif, dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Joune.
Joune mengatakan, pembangunan Minahasa Utara pada 2027 diarahkan pada percepatan peletakan fondasi transformasi melalui Minahasa Utara Hebat sebagai daerah logistik yang maju dan berkelanjutan.
Tema tersebut menjadi pijakan pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi pembangunan di berbagai sektor.
Sejumlah agenda strategis menjadi fokus, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan struktur ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, reformasi birokrasi, hingga percepatan transformasi digital.
Pemkab Minut juga terus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu simpul strategis pembangunan di Sulawesi Utara.
(INNOR)










