BITUNG, BERITA ONLINE LOKAL – Masalah infrastruktur masih mendominasi hasil reses yang dilakukan para wakil rakyat selama dua hari (9-10 April) dalam menyerap aspirasi dari konstituennya.
Hal ini dibuktikan saat Anggota DPRD Kota Bitung, Imran Lakodi yang didaulat untuk menyampaikan seluruh laporan reses di rapat paripurna penyampaian keputusan DPRD Kota Bitung tentang hasil reses masa persidangan kedua tahun pertama tahun sidang 2024-2025, di Ruang Sidang Kantor DPRD Kota Bitung, Senin (14/4/2025).
Hampir seluruh wilayah Kota Bitung mengeluhkan kondisi infrastruktur yang masih membutuhkan perhatian serius. “Keluhan masyarakat terkait infrastruktur mencakup perbaikan drainase dan jalan yang rusak, penerangan jalan, serta air bersih yang belum merata,” ucap Imran.
Disisi lain, Imran membeberkan masyarakat juga mempertanyakan terkait program makanan bergizi gratis (MBG) dan bantuan santunan duka yang belum terealisasi.
“Selain itu, yakni Wifi Gratis agar diaktifkan kembali, pengadaan pupuk bagi para petani, pengadaan tempat sampah, pemangkasan pohon, poskamling, mengusulkan diadakan pemilihan Pala dan RT serta sejumlah aspirasi lainnya yang dinilai sangat urgen,” sebut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN).
Ketua DPRD Kota Bitung Vivi Ganap yang memimpin rapat paripurna, mengatakan bahwa aspirasi masyarakat yang terkumpul dalam laporan reses ini akan dijadikan acuan dalam perumusan kebijakan dan program pembangunan kota.
“Melalui rapat paripurna ini, DPRD Kota Bitung berkomitmen untuk mendorong pemerintah kota Bitung agar lebih responsif terhadap kebutuhan dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat,” tukas Vivi didampingi Wakil Ketua DPRD, Ronald Kansil.
Sementara itu, Wali Kota Bitung Hengky Honandar yang diwakili Wakil Walikota Bitung, Randito Maringka dalam rapat paripurna tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap masukan yang diberikan oleh masyarakat melalui laporan reses.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bitung untuk menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. “Tentu sangat penting untuk memastikan agar setiap program pembangunan yang ada, dapat berjalan dengan optimal dan dapat mengatasi permasalahan yang ada di lapangan,” ujar Randito.
Dirinya pun meminta kepada seluruh perangkat daerah di Pemerintah Kota Bitung untuk memberikan perhatian dan respon serius terhadap hasil reses anggota dewan.
“Setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat harus dapat diakomodasi dalam program dan kegiatan pembangunan kota. Tentunya lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat,” pungkas Wawali Randito.
Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretariat Daerah Kota Bitung, Rudy Theno dan para pejabat teras di lingkup pemerintah kota Bitung.










