Peliput: INNOR
BERITA ONLINE LOKAL, MINUT– Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menghadirkan langkah konkret untuk menahan laju inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru. Melalui Dinas Perdagangan, pasar murah bersubsidi daging babi digelar di Pasar Modern Airmadidi, Selasa (16/12/2025), dan langsung diserbu warga.
Bupati Minut Joune Ganda turun langsung ke lokasi bersama Dandim 1310/Bitung Letkol Inf I Made Dharmawan Juniarta, Ketua DPRD Vonny Rumimpunu, serta Kepala Dinas Perdagangan Maximelian Tapada. Kehadiran para pimpinan daerah ini ditandai dengan pembagian kupon subsidi daging babi kepada masyarakat.
Program ini memberikan potongan harga sebesar Rp30.000 untuk setiap pembelian 1 kilogram daging babi. Skema tersebut dinilai efektif membantu masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga pangan strategis menjelang meningkatnya permintaan saat perayaan Nataru.
“Operasi pasar ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga terjangkau. Kami ingin masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga,” ujar Bupati Joune Ganda.
Kepala Dinas Perdagangan Minut, Maximelian Tapada, menambahkan bahwa pasar murah bersubsidi tidak hanya digelar di Airmadidi. Program serupa akan menyasar sejumlah pasar lain di wilayah Minahasa Utara agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Fokus kami adalah membantu warga memenuhi kebutuhan pangan, khususnya daging babi yang menjadi komoditas penting menjelang Natal dan Tahun Baru,” jelas Tapada.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Agnes, salah satu penerima kupon subsidi, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.
“Harganya jauh lebih murah dibandingkan di pasar biasa. Subsidi Rp30.000 per kilogram ini sangat meringankan,” ujar Agnes, warga Airmadidi.
Kegiatan pasar murah ini turut dihadiri Asisten I Robby Parengkuan, Kepala BKAD Carla Sigarlaki, Kepala Dinas Perhubungan Bobby Nayoan, Kadis Kominfo Asriyady Lalompoh, Direktur Utama PUD Klabat Lidya Katuuk bersama jajaran, Kadis Pertanian Bertha Katuuk, serta Kabag Perekonomian Joice Katuuk. (**)










