Permintaan Warga, Gerak Cepat Fredy Tuda Kerahkan Alat Berat Bersihkan Longsor Di Perkebunan Desa Liwutung 

Pasan,Beritaonlinelokal.com  – Gerak cepat atasi bencana tanah longsor yang menutupi badan jalan perkebunan desa Towuntu Barat Kecamatan Pasan, Calon Bupati dan Wakil Bupati Mitra dari PDIP, Ronald Kandoli – Fredi Tuda (RK – FT), pada Senin (17/6), langsung terjunkan alat berat di lokasi bencana hingga saat ini jalan telah bisa dilalui baik kendaraan roda dua dan empat.
Tak tanggung tanggung, pembersihan jalan dengan menggunakan alat berat ini dipimpin langsung Calon Wakil Bupati Mitra, Fredi Tuda di dampingi Anggota DPRD Asal Pasan Denij Porayou yang bahu membahu membersihkan material longsor yang menutupi jalan tersebut.Warga yang menggunakan jalan itu kagum akan kerja keras Fredi Tuda bersama Tim yang langsung tanggap membantu membersihkan material longsor di jalan tersebut.

“Ini baru calon pemimpin yang wajib menjadi panutan. Pasangan RK – FT memang paling layak memimpin Mitra ke depan. Kepedulian keduanya harus diakui warga dan pengguna jalan. Kami sangat berterima kasih kepada RK – dan FT bersama tim yang sudah bekerja keras. Kami apresiasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Fredi Tuda saat ditemui media di sekitar lokasi longsor menjelaskan jika pihaknya hanya ingin cepat membantu warga saja. Kami tau banyak sekali masyarakat yang menggunakan jalan perkebunan ini.

“Jalur yang ditutupi longsor ini merupakan akses penting bagi para masyarakat dan pengguna jalan perkebunan Makanya ketika kami mendengar terjadi longsor di area ini yang menyebabkan akses jalan terputus,saya langsung mengerakkan tim dan membawa alat berat untuk pembersihan material yang menutupi jalan. Semoga warga dan pengguna jalan sudah bisa beraktivitas seperti biasa lagi. Kami juga menghimbau agar masyarakat dan pengguna jalan agar berhati hati dalam berkendara, karena bencana bisa terjadi kapan saja. Tetap awas dan waspada,” kata Tuda.

Lebih lanjut Tuda Mengatakan alat berat yang digunakan dalam membersihkan Material longsor di perkebunan mongolow adalah milik pribadinya.
“Tim RK – FT membantu masyarakat bukan karena ada kepentingan politik akan tetapi wujud dari pengabdian kepada masyarakat Yang di Minahasa Tenggara lebih Khusus Masyarakat yang ada di wilayah Pasan,” Kata Tuda.
Tuda berharap dengan terbukanya jalan perkebunan mongolow ini, masyarakat yang terdampak di boleh beraktivitas lagi.
“Masyarakat yang menggunakan jalan perkebunan ini boleh terbantu untuk mengeluarkan hasil perkebunan mereka,” Tutup Tuda.
Penulis : Dirga