Tombatu,BeritaOnlineLokal.com – Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Fredy Tuda, mewakili Bupati, menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Jemaat GMIM Yosua Mundung Satu, Wilayah Tombatu Timur, Senin (23/2/2025).
Momentum ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan peresmian gedung gereja dan lonceng gereja yang baru, sebagai simbol dimulainya penggunaan rumah ibadah tersebut secara resmi.
Ibadah syukur sekaligus pentahbisan dipimpin oleh Wakil Sekretaris Koordinasi Program antar Komisi Pelayanan Kategorial dan Lansia BPMS GMIM, Pdt. Jefry Saisab, S.Th, M.Si. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dihadiri para pelayan khusus, pengurus Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ), serta jemaat yang datang dari berbagai lingkungan.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua BPMW Tombatu Timur Pdt. Orda Sondakh, M.Th, Camat Tombatu Timur Rommy Mewengkang, SE, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran unsur pemerintah dan gereja mencerminkan sinergi yang terus terjaga dalam mendukung pembangunan rohani dan sosial di wilayah Minahasa Tenggara.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Wakil Bupati, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan jemaat dan seluruh warga gereja atas kerja keras, ketekunan, serta semangat gotong royong yang ditunjukkan hingga pembangunan gedung gereja dapat diselesaikan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, saya menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya. Gedung gereja ini merupakan buah dari perjuangan panjang jemaat. Kiranya bangunan ini menjadi tempat kudus untuk bersekutu, bersaksi, dan melayani, serta membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa meskipun usia Jemaat GMIM Yosua Mundung Satu masih tergolong muda, yakni empat tahun, namun perannya dalam membangun nilai moral, etika, dan kebersamaan di tengah masyarakat sudah sangat terasa.
Ia berharap jemaat tidak hanya menjaga kualitas iman, tetapi juga merawat fasilitas gereja yang telah dibangun dengan pengorbanan besar.
“Empat tahun bukan perjalanan yang mudah. Ada dinamika, tantangan, dan pergumulan. Namun dengan doa dan ketekunan, jemaat tetap berdiri kokoh. Saya mengajak seluruh jemaat untuk terus berjalan seiring dengan pemerintah, menopang program pembangunan melalui doa dan dukungan nyata demi Minahasa Tenggara yang semakin maju dan sejahtera,” kata Fredy Tuda.
Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan prasasti serta pembunyian lonceng gereja oleh Wakil Bupati sebagai simbol resmi dimulainya penggunaan gedung gereja baru tersebut.
Momen ini menjadi tonggak penting bagi Jemaat GMIM Yosua Mundung Satu dalam melanjutkan pelayanan dan pengabdian kepada Tuhan serta masyarakat.










