Minut  

Bupati Joune Ganda Dampingi Pangdam XIII/Merdeka Tinjau Jembatan Perintis Garuda Kamanga

MINUT, BERITAONLINE LOKAL – Penantian warga Desa Kokoleh Satu, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), untuk kembali mendapatkan akses transportasi yang aman akhirnya terwujud.

Jembatan Perintis Garuda Kamanga yang sebelumnya mengalami kerusakan parah kini telah selesai diperbaiki dan kembali digunakan masyarakat, Rabu (2/9/2026).

Kondisi jembatan tersebut ditinjau langsung Pangdam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Mirza Agus. Dalam kunjungan itu, Pangdam didampingi Bupati Minut Joune Ganda dan Ketua DPRD Minut Vonny Adel Rumimpunu.

Turut hadir Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ serta Camat Likupang Selatan David Talumantak.

Perbaikan dilakukan setelah kondisi jembatan lama mengalami kerusakan cukup serius sehingga berisiko membahayakan warga yang melintas.

Melihat kondisi tersebut, TNI kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung untuk melakukan penanganan terhadap infrastruktur tersebut.

Kini, jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat Kokoleh Satu itu kembali berfungsi.

Bagi warga setempat, keberadaan jembatan ini bukan sekadar penghubung dari satu titik ke titik lainnya. Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari masyarakat.

Diperkirakan sekitar 150 hingga 200 warga memanfaatkan jembatan tersebut setiap hari. Selain menjadi jalur transportasi, jembatan juga digunakan anak-anak untuk menuju sekolah serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkebunan.

Kembalinya fungsi jembatan pun disambut sukacita masyarakat. Hukum Tua Desa Kokoleh Satu, Adner Natan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam perbaikan Jembatan Perintis Garuda Kamanga.

“Kami masyarakat Desa Kokoleh Satu mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden RI, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Jembatan yang kemarin sempat rusak parah, sekarang sudah dibangun kembali dan kondisinya sudah bisa dilalui kembali,” ujar Adner.

Menurut warga, perbaikan tersebut memberikan dampak langsung terhadap kehidupan mereka. Selain memperlancar mobilitas, kondisi jembatan yang lebih kokoh juga menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, baik yang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan bermotor.

(INNOR)