Tousel,BeritaOnlineLokal.com — Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Mitra, Ibu Stefa Kandoli Antou, menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-92 Jemaat GMIM Kalvari Kalait, Wilayah Tombatu Selatan, Minggu (08/11/2026).
Ibadah syukur dipimpin oleh Khadim Ketua BPMW Tombatu Selatan sekaligus Ketua BPMJ, Pdt. Grace Sari Dewi Umboh, M.Th dan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Mitra Kartini Tarek, Kapolsek Touluaan IPDA Verna Walewangko, Camat Touluaan Selatan Felda Tombokan, S.Pd., Kabag Prokopim Fenbry Lasut, S.STP., M.Si., serta para Hukum Tua se-Kecamatan Touluaan Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa menapaki usia pelayanan yang ke-92 tahun merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa dan sangat monumental bagi seluruh jemaat.
Kita menyadari bahwa berdirinya dan bertumbuhnya Jemaat GMIM Kalvari Kalait hingga hari ini adalah hasil dari tetesan keringat, dedikasi, dan doa-doa yang tulus dari para pionir, pendahulu, serta tokoh-tokoh jemaat.
Melalui momentum bersejarah ini, Bupati mengajak seluruh jemaat untuk sejenak menoleh ke belakang guna menghargai warisan iman (legacy of faith) yang telah diletakkan oleh para pendahulu.
Semangat gotong royong dan cinta yang tulus kepada Tuhanlah yang menjadi modal utama mereka. Selamat bersyukur atas ketambahan usia pelayanan yang ke-92 kepada Jemaat GMIM Kalvari Kalait.
Di hadapan jemaat dan masyarakat yang hadir, Bupati juga memaparkan sejumlah program prioritas dan capaian penting yang berhasil dijalankan oleh pemerintah di tengah kebijakan efisiensi anggaran dimana Tahun 2026 menjadi tonggak sejarah baru karena RS Mitra Sehat masuk dalam daftar prioritas Kementerian Kesehatan RI untuk naik status dari Tipe D menjadi Tipe C. Peningkatan ini akan berdampak pada kualitas layanan, penambahan fasilitas, serta kehadiran lebih banyak dokter spesialis yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat, Pemerintah daerah memperketat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan memberlakukan sistem absensi sebanyak 4 kali sehari, Pemerintah melakukan pemangkasan anggaran besar-besaran pada kegiatan yang dinilai tidak mendesak (urgent) dan mengalirkannya langsung untuk perbaikan serta pembangunan jalan-jalan yang rusak, Efisiensi besar-besaran dilakukan di Dinas Pendidikan. Anggaran yang sebelumnya banyak terserap untuk ATK, perjalanan dinas, bimtek, dan seremonial dialihkan sepenuhnya untuk fisik. Hasilnya, sebanyak 137 sekolah di Minahasa Tenggara berhasil dibangun dan direnovasi hanya dalam waktu satu tahun, Penyelesaian Proyek Mangkrak dimana Sejumlah proyek pembangunan fasilitas publik yang terbengkalai dari masa pemerintahan sebelumnya telah berhasil diselesaikan agar bisa segera dimanfaatkan masyarakat dan tidak merugikan daerah kemudian Penurunan Kemiskinan & IPM Meningkat dimana Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Mitra berhasil ditekan turun sebesar 1,4%, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat 0,6%.
Bupati menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen nyata pemerintah untuk membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan rakyat Minahasa Tenggara.
Peliput : */Dirga










